Posts

AUDIT KEAMANAN SISTEM INFORMASI PADA KANTOR PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA MENGGUNAKAN COBIT 5

Pemerintah Kota Yogyakarta sudah memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi melalui pembangunan aplikasi-aplikasi yang mendukung pelayanan masyarakat. Aplikasi-aplikasi ini berupa situs resmi Pemerintah Kota Yogyakarta jogjakota.go.id, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online, Unit Pelayanan Informasi dan Keluhan (UPIK), Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), Bursa Kerja online, CCTV (Closed-Circuit Television) online yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk memantau tiga belas (13) tempat strategis di Kota Yogyakarta dan masih banyak lagi. Ini merupakan perwujudan dari salah satu misi Rencana Induk e-government Pemerintah Kota Yogyakarta, yaitu “Mewujudkan e-government dalam lingkup pelayanan kepada masyarakat” (Pemerintah Kota Yogyakarta 2007a: 8). Sebagai institusi pemerintahan yang sudah memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, Pemerintah Kota Yogyakarta menyadari perlunya ada standar operasional dan prosedur manajemen pengamanan sistem info...

Proskastinasi 3

Prokrastinasi merupakan sebuah istilah yang merujuk pada penundaan yang dilakukan dengan sengaja oleh individu terhadap tugas atau pekerjaannya dan individu tersebut mengetahui bahwa penundaannya dapat berdampak buruk (Steel, 2007). Dalam bidang pendidikan, terdapat pula istilah prokrastinasi akademik. Prokrastinasi akademik adalah penundaan yang hanya terbatas pada tugas dan aktivitas yang berkaitan dengan pembelajaran (Steel & Klingsieck, 2016). Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa prokrastinasi akademik memiliki dampak negatif bagi individu. Dampak-dampak negatif tersebut, di antaranya distress, rendahnya prestasi akademik, tugas tidak terselesaikan atau hasil pengerjaan tugas tidak maksimal, serta menurunkan produktivitas sehingga waktu yang dimiliki menjadi terbuang sia-sia (Solomon & Rothblum, 1984; Tice & Baumeister, 1997; Karatas, 2015). Prokrastinasi akademik dianggap sebagai permasalahan yang umum terjadi pada para pelajar (Day, Mensink, & O’Sullivan; S...

Proskastinasi 2

Pendidikan merupakan kunci bagi suatu bangsa untuk bisa menyiapkan masa depan dan sanggup bersaing dengan bangsa lain. Dunia pendidikan dituntut memberikan respon lebih cermat terhadap perubahanperubahan yang tengah berlangsung di masyarakat. Masyarakat pasca modern menghendaki adanya perkembangan total, baik dalam visi, pengetahuan, proses pendidikan, maupun nilai-nilai yang harus dikembangkan bagi peserta didik, untuk menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks. Indonesia dimasa depan mengisyaratkan perlunya Sumber Daya Manusia (SDM) yang kreatif, mandiri, inovatif dan demokratis, maka dunia pendidikan yang harus mempersiapkan dan menghasilkannya (Widayati, 2002, h. 6). Alternatif pendidikan yang ditawarkan untuk menghasilkan SDM yang berkualitas diantaranya adalah sekolah berasrama (boarding school) yang berada di lingkungan pondok pesantren. Belajar di sekolah berasrama berbeda dengan belajar disekolah biasa. Secara umum, orang tua menyekolahkan anak di sekolah berasr...

Prokastinasi

Skripsi merupakan karya ilmiah yang ditulis oleh mahasiswa program sarjana pada akhir masa studinya berdasarkan hasil penelitian, atau kajian kepustakaan, atau pengembangan terhadap suatu masalah yang dilakukan secara seksama (Darmono dan Hasan, 2002). Menurut Poerwodarminto (1986), skripsi adalah karya ilmiah yang diwajibkan sebagai bagian dari persyaratan akademis di perguruan tinggi. Semua mahasiswa wajib mengambil mata kuliah skripsi karena skripsi digunakan sebagai salah satu prasyarat bagi mahasiswa untuk memperoleh gelar sarjana. Begitu panjang dan rumitnya proses pengerjaan skripsi ini sehingga membutuhkan biaya, tenaga, waktu, dan perhatian yang tidak sedikit. Umumnya, mahasiswa diberikan waktu untuk menyelesaikan skripsi dalam jangka waktu satu semester atau kurang lebih sekitar enam bulan. Tetapi pada kenyataanya, banyak mahasiswa yang memerlukan waktu lebih dari enam bulan untuk mengerjakan skripsi (Darmono dan Hasan, 2002). Dalam khasanah ilmiah psikologi terdapat istilah...

Perkembangan teknologi dan sistem informasi pada institusi pemerintahan semakin pesat, risiko keamanan yang melekat pada informasi juga semakin besar. Lemahnya kendali keamanan atas aset informasi memudahkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mencurinya atau sekedar mengganggu jalannya aktivitas yang terkait dengan aset tersebut. Salah satu institusi pemerintahan yang membutuhkan perlindungan aset adalah Rumah Sakit sebagai sebuah institusi pelayanan kesehatan. Rumah Sakit sangat memerlukan perlindungan keamanan aset, karena aset merupakan bagian yang penting bagi kelangsungan proses operasional pada Rumah Sakit. RSU Haji Surabaya telah menerapkan teknologi informasi dalam operasional layanan pasien. Untuk pengelolaan aset dilakukan oleh salah satu instalasi yaitu Instalasi Sistem Informasi Management (SIM-RS) yang memiliki tugas dalam proses pemeliharaan data seperti, memasukkan, mengolah dan menghasilkan informasi. Perangkat lunak (Software) yang digunakan untuk mengelola aset adalah Aplikasi Healthy Plus yang telah beroperasi selama 1 tahun terakhir. Dalam mengelola aset RSU Haji terdapat beberapa kendala yaitu: masih banyaknya pihak luar yang tidak berwenang dapat keluar masuk pada ruang pengolahan informasi di ruang pusat data, kehilangan data, manipulasi data dari pihak yang tidak berwenang, virus, pencurian data, penyalahgunaan akses pada aplikasi Supaya kendala tersebut tidak terulang kembali atau semakin meningkat, maka RSU Haji Surabaya perlu melakukan audit untuk mengetahui kondisi saat ini dibandingkan dengan kondisi seharusnya. Standar yang digunakan yaitu ISO 27002:2005 Standar ini merupakan pedoman dan prinsip untuk memulai, melaksanakan, memelihara dan meningkatkan manajemen keamanan informasi dalam suatu organisasi dan untuk memberikan panduan pengembangan standar keamanan organisasi. Klausul yang digunakan untuk audit keamanan informasi pada Instalasi SIM-RS disesuaikan dengan kendala-kendala yang ditemukan berdasaran survei dan wawancara, yaitu: Keamanan Sumber Daya Manusia (Klausul 8), Keamanan Fisik dan Lingkungan (Klausul 9), Kontrol Akses (Klausul 11), serta Akuisisi Sistem Informasi Pembangunan dan Pemeliharaan (Klausul 12), yang telah sesuai dengan kesepakatan dengan kepala Instalasi SIM-RS. Dengan adanya audit sistem keamanan informasi pada Instalasi SIMRS pada RSU Haji Surabaya dapat meningkatkan keamanan informasi, prosedur keamanan informasi yang ada dan menurunkan risiko keamanan informasi.

Perkembangan teknologi dan sistem informasi pada institusi pemerintahan semakin pesat, risiko keamanan yang melekat pada informasi juga semakin besar. Lemahnya kendali keamanan atas aset informasi memudahkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mencurinya atau sekedar mengganggu jalannya aktivitas yang terkait dengan aset tersebut. Salah satu institusi pemerintahan yang membutuhkan perlindungan aset adalah Rumah Sakit sebagai sebuah institusi pelayanan kesehatan. Rumah Sakit sangat memerlukan perlindungan keamanan aset, karena aset merupakan bagian yang penting bagi kelangsungan proses operasional pada Rumah Sakit.  RSU Haji Surabaya telah menerapkan teknologi informasi dalam operasional layanan pasien. Untuk pengelolaan aset dilakukan oleh salah satu instalasi yaitu Instalasi Sistem Informasi Management (SIM-RS) yang memiliki tugas dalam proses pemeliharaan data seperti, memasukkan, mengolah dan menghasilkan informasi. Perangkat lunak (Software) yang digunakan untuk meng...